www.indo-industry.com

Penerapan Radar Pengawasan Udara Jarak Jauh di Indonesia

Thales dan PT Len Industri bekerja sama untuk menerapkan sistem pengawasan udara dan komando terlokalisasi bagi Tentara Nasional Indonesia.

  www.thalesgroup.com
Penerapan Radar Pengawasan Udara Jarak Jauh di Indonesia

Thales dan PT Len Industri bekerja sama untuk menerapkan jaringan radar pengawasan udara jarak jauh bagi Angkatan Udara Indonesia. Geografi kepulauan Indonesia menghadirkan kompleksitas operasional yang melekat terkait cakupan wilayah udara secara berkelanjutan dan interoperabilitas sistem. Untuk mengatasi parameter tersebut dan mempertahankan kemampuan dasar pemantauan udara, Kementerian Pertahanan Indonesia memulai pengadaan 13 radar pengawasan udara jarak jauh berbasis darat pada tahun 2023. Integrasi ini memerlukan kerja sama langsung antara Thales, yang bertindak sebagai produsen utama radar, dan PT Len Industri, yang mengelola integrasi teknologi lokal serta memfasilitasi kerangka pemeliharaan jangka panjang.

Arsitektur Radar dan Integrasi C4I
Penerapan ini menggunakan array radar jarak jauh GM403 yang beroperasi bersama sistem Air C4I Thales yang diberi nama SkyView. Arsitektur ini mengonsolidasikan data sensor lokal untuk menghasilkan gambaran operasional terpadu dari wilayah udara yang dipantau. Dengan menghubungkan input radar yang tersebar dengan antarmuka komando dan kendali terpusat, sistem ini memungkinkan kesadaran situasional secara real-time dan deteksi ancaman dini. Kemitraan teknis ini memprioritaskan transfer protokol pemeliharaan dan keahlian operasional kepada personel teknik Indonesia, sehingga teknisi domestik dapat mendukung array radar secara mandiri setelah diterapkan.

Tahapan Implementasi dan Ekspansi Jaringan
Tahap awal peluncuran perangkat keras selesai dengan pengiriman dua sistem radar pertama. Tonggak pencapaian ini ditandai dengan acara penerapan di pangkalan udara Halim di Jakarta pada 18 Mei 2026, yang dihadiri oleh pejabat pertahanan Indonesia. Instalasi unit awal ini membentuk dasar teknis dan operasional bagi jaringan yang lebih luas. Sebanyak 11 sistem radar sisanya dijadwalkan untuk dikirim dan diintegrasikan selama periode 12 bulan berikutnya, yang akan menyelesaikan ekspansi jaringan operasional yang direncanakan di seluruh wilayah yang ditentukan.

Rekayasa Lokal dan Dukungan Strategis
Implementasi bersama ini menjawab kebutuhan akan kendali kedaulatan atas infrastruktur pertahanan nasional dengan melokalisasi operasi pemeliharaan, rekayasa, dan dukungan. Kolaborasi ini membangun basis operasi terverifikasi untuk pengembangan masa depan dalam kemampuan komando dan kendali serta memfasilitasi transfer teknologi radar secara berkelanjutan kepada industri pertahanan lokal.

“Dengan membangun pengetahuan dan keahlian lokal, memperkuat kemampuan industri, serta memastikan pemeliharaan dan dukungan yang dekat dengan pengguna akhir, kami berkomitmen untuk mendorong ambisi pertahanan kedaulatan Indonesia,” ujar Guy Bonassi, Senior Vice-President, Asia & Latin America, Thales.

Disunting oleh jurnalis industri Lekshman Ramdas, dengan bantuan AI.

www.thalesgroup.com

 

  Ask For More Information…

LinkedIn
Pinterest

Join the 155,000+ IMP followers